Dunkin' Donuts, ikon donat global, berawal pada 1950-an di Quincy, Massachusetts. William Rosenberg membuka gerai pertama dengan visi menyediakan kopi dan donat yang terjangkau. Kesuksesan mereka melebarkan sayap di seluruh dunia, menjadi pesaing kuat JCO Donuts. Logo Dunkin Donuts telah mengalami banyak perubahan selama lima kali, yaitu muali pada tahun 1960, kemudian tahun 1976, lalu tahun 2002, selanjutnya tahun 2007, dan terakhir  tahun 2019. Sementara JCO berasal dari Indonesia pada tahun 2005 dengan konsep yang lebih modern. Pertarungan antara kedua merek ini menciptakan rivalitas yang menarik dalam dunia donat. Meski masing-masing memiliki keunikan, Dunkin' Donuts dikenal dengan konsistensi rasa klasik dan aksesibilitasnya, sementara JCO Donuts menonjolkan kekreatifan dalam varian rasa dan desain toko yang trendi.


 





Aneka Topping donat menjadi kunci utama untuk kelezatan dan keunikan disetiap gigitan. Berikut adalah aneka topping donat yang paling populer didunia. Pertama cokelat adalah raja, dengan ganache lembut atau potongan cokelat premium yang meleleh di atasnya. Kedua, klasik gula halus, memberikan sentuhan manis yang sederhana namun memukau. ketiga topping buah segar, seperti potongan stroberi, blueberry, atau irisan pisang, memberikan kesegaran alami yang memuaskan.

 

Baca Juga :

Terciptanya Dunkin Donuts, donat dengan merek populer di dunia menjadi pesaing kuat JCO Donuts


Keempat Varian kacang, seperti almond atau kenari panggang, menambahkan kecrispyan yang sempurna. Tidak ketinggalan adalah glazur berwarna-warni, menciptakan donat yang cantik dan menggugah selera. Dengan kombinasi topping ini, donat menjadi canvas rasa yang menggoda dan memikat selera di seluruh dunia.


NewerStories OlderStories Beranda